Google+ Followers

Jumaat, 24 Januari 2014

DARI BUKU siri 5

Assalamualaikum. Salam bahagia

Ragaman Bahasa seterusnya:

G) Bahasa Herdik

Bahasa ini seakan - akan bahasa tempelak tetapi tujuannya menunjukkan kesalahan pada masa sekarang bukan pada masa yang telah lalu, dan perkataannya biasanya kasar serta mengandungi perasaan mengejek sedikit. Misalnya:

"Apa? Macam rupa engkau hendak jadi ketua kampung?"

"Membuat jarum sebatang pun belum tahu , nak membuat kapalterbang dan meriam pula!"

"Kalau tak mau menolong - nolong kerja , apa guna engkau duduk di sini, makan sahaja!"


H) Bahasa Besar

Bahasa yang mengatakan sesuatu perkara itu besar dengan perkataan melebih - lebih daripada yang sebenarnya , dan orang lain mengerti bukan sungguh - sungguh. Misalnya:

"Ratap tangis yang boleh merobohkan langit."

"Barangsiapa meminumnya setitik tiadalah akan dahaga selamanya"

"Air setitik di lautkan;tanah sekepal di gunungkan"

(Yakni perkara yang sedikit di jadikan besar)

*berlawan dengan bahasa besar ini ialah "bahasa kecil" yaitu bahasa yang mensifatkan sesuatu perkara itu kecil dengan tujuan merendahkan diri walauapun perkara yang di katakan itu sebenarnya kecil atau tidak. Misalnya:

"Hendak bersedekah sesuap nasi seteguk air"

"Inilah sedikit hadiah yang tiada sepertinya"


Okay. Jumpa lagi di entri akan datang ya untuk Ragaman Bahasa selanjutnya


Mahmud Thalut 2014

Tiada ulasan:

Catat Ulasan